Shopping cart

Magazines cover a wide array subjects, including but not limited to fashion, lifestyle, health, politics, business, Entertainment, sports, science,

TnewsTnews

Ransomware

Ransomware adalah jenis malware yang mencuri dan mengenkripsi data suatu perusahaan, sehingga perusahaan tersebut tidak dapat mengakses datanya hingga syarat tertentu—biasanya berupa pembayaran uang tebusan—dipenuhi. Setelah sistem atau data terenkripsi, penjahat siber akan meminta pembayaran sebagai imbalan untuk memberikan kunci dekripsi yang memungkinkan akses kembali ke data yang terkunci.

Ciri utama ransomware adalah:

  1. Enkripsi Data: Ransomware mengunci file atau seluruh sistem sehingga tidak dapat diakses oleh pemiliknya.
  2. Permintaan Tebusan: Pelaku meminta uang tebusan, sering kali dalam bentuk mata uang kripto seperti Bitcoin, untuk memberikan kunci dekripsi.
  3. Ancaman Tambahan: Beberapa ransomware juga mengancam untuk mempublikasikan data sensitif jika tebusan tidak dibayar.

Untuk melindungi diri dari ransomware, langkah-langkah yang dapat diambil meliputi:

  1. Membuat Cadangan (Backup) Data: Secara rutin membuat salinan data penting dan menyimpannya di tempat yang aman dan tidak terhubung ke jaringan.
  2. Memperbarui Perangkat Lunak: Selalu memperbarui sistem operasi dan perangkat lunak untuk menutup celah keamanan yang dapat dieksploitasi.
  3. Menggunakan Perangkat Lunak Keamanan: Menginstal antivirus dan firewall yang andal untuk mendeteksi dan menghentikan serangan malware.
  4. Berhati-hati dengan Email dan Tautan: Jangan membuka email atau tautan dari sumber yang tidak dikenal, karena ransomware sering disebarkan melalui email phishing.

Dengan langkah-langkah perlindungan yang tepat, risiko terkena serangan ransomware dapat diminimalkan.

 

Comments are closed

Related Posts