Multi-Factor Authentication (MFA) adalah metode keamanan kata sandi yang menggunakan lebih dari satu faktor verifikasi untuk mengamankan proses login. Selain memasukkan kata sandi, pengguna harus memberikan bentuk otentikasi tambahan, seperti biometrik, aplikasi pihak ketiga, atau perangkat tambahan, untuk mendapatkan akses ke sistem.
Beberapa contoh faktor yang digunakan dalam MFA meliputi:
- Kata Sandi (Faktor Pengetahuan): Informasi yang hanya diketahui oleh pengguna, seperti kata sandi atau PIN.
- Biometrik (Faktor Inheren): Identifikasi berdasarkan karakteristik fisik pengguna, seperti sidik jari, pemindaian wajah, atau pengenalan suara.
- Perangkat Tambahan (Faktor Kepemilikan): Penggunaan perangkat seperti ponsel yang mengirimkan kode verifikasi melalui SMS atau aplikasi otentikasi.
Dengan menerapkan MFA, bisnis dapat menambahkan lapisan keamanan ekstra sehingga meskipun kata sandi dicuri, pelaku masih akan kesulitan mendapatkan akses tanpa faktor otentikasi lainnya. MFA efektif dalam melindungi akun dari serangan siber, seperti pencurian identitas dan akses tidak sah.












Comments are closed